REKAMAN WEBINAR

Membangun Framework untuk Mengajar Informatika Keperawatan secara Internasional

Ilustrasi Nursing Informatics

Pengantaran pelayanan kesehatan meningkat seiring berkembangnya informasi teknologi dari waktu ke waktu untuk menyediakan informasi di saat yang tepat dan membuat keputusan yang efektif. Menurut Inge Madsen dari Centre of Clinical Guideline dari Department of Health and Technology University of Aalborg, Denmark, pada tahun 2003, sebuah survey yang mensurvey 266 sarjana muda dari pendidikan keperawatan di Amerika Serikat, menemukan bahwa hampir dari setengah pendidikan keperawatan tersebut hanya mengajarkan ilmu komputer dasar seperti mengetik dan mengirim email, ketika kurang dari sepertiga dari program-program keperawatan di Negeri Paman Sam tersebut mengalamatkan kompetensi utama dari keperawatan seperti standarisasi teknologi dan aplikasi telehealth.

Workshop yang dilakukan oleh Inge dan peneliti lainnya menemukan bahwa survey yang mereka lakukan memberikan gambaran dimana kurang dari sepertiga program fakultas keperawatan memiliki kompetensi yang cukup untuk mengajar informatika keperawatan, walau 50%-nya tidak memiliki rencana kedepan maupun rencana untuk menawarkan program informatika keperawatan.

Workshop yang dinisiasi oleh Inge ini menghadirkan diskusi yang terorganisir seputar topik-topik spesifik yang diharapkan dapat memberikan kontribusi seperti konten dari informatika keperawatan, struktur program, tantangan/kesempatan untuk implementasi, persyaratan untuk pelatihan fakultas, dan masih banyak lagi, dengan target partisipasi adalah fakultas keperawatan, klinisi dan para pelaku administrator.

Secara ringkas, survey internasional yang ditujukan untuk memberikan kontribusi pada informatika keperawatan ini telah menjadi inti kompetensi untuk perawat-perawat yang kelak akan tertinggal di era digital ini (bila tidak mempelajari informatika keperawatan). Catatan-catatan kesehatan di seluruh dunia telah terdigitalisasi. Ledakan dari sistem teknologi informasi ini telah merubah cara berpraktek perawat di tempat kerja. Untuk itu, perawat perlu pengetahuan, kemampuan, pertimbangan, dan pemahaman akan pentingnya informatika dari training untuk para praktisi dan akademisi yang digagas oleh Inge ini.

Jurnal yang disusun oleh gabungan peneliti dari Denmark, Australia, dan Canada ini memberikan gambaran bahwa informatika kesehatan masihlah ranah yang terlalu luas, dan dapat menjadi lebih spesifik lagi apabila sudah bersentuhan dengan profesi kesehatan, dimana profesi pada jurnal ini adalah perawat, sehingga untuk menjadikan profesi perawat menjadi lebih kompeten, ilmu informatika keperawatan sangat diperlukan.

Semoga dengan membaca sedikit ringkasan dari jurnal berjudul Developing Framework for Teaching Nursing Informatics Internationally ini, pembaca dapat meningkatkan pemahaman akan pentingnya informatika keperawatan untuk menjadi salah satu elemen penting dalam pendidikan keperawatan, terutama di Indonesia.

Semoga bermanfaat ūüôā

Link download jurnal: Developing Framework for Teaching Nursing Informatics Internationally

Reportase ditulis oleh Yudha E. Saputra, S.Farm, Apt.

Trackback from your site.

Leave a comment