REKAMAN WEBINAR

Sistem Pendukung Keputusan Klinis untuk Manajemen Faktor Resiko Kardiovaskular

Ilustrasi Sistem Pendukung Keputusan untuk Manajemen Kardiovaskular

Sistem pelaporan di tempat pelayanan kesehatan yang dahulu kala masih menggunakan kertas untuk mencatat segala bentuk keterangan, telah mulai memudar seiring berkembangnya era teknologi dan informasi. Hal ini juga berlaku bagi sistem pelaporan pada kasus penyakit jantung.

Kardiovaskular (Cardiovascular / CV) Wizard adalah sistem berbasis web pada rekam medis elektronik yang terintegrasi dengan point-of-care sistem pendukung keputusan klinis (clinical decision support / CDS) yang memberikan gambaran informasi resiko CV terpersonalisasi untuk para penyedia dan pasien dalam low-numeracy visual format dan high-numeracy quantitative format.

Tim peneliti dari HealthPartners Institute for Education and Research melaporkan perspektif dari penyedia pelayanan kesehatan akan bagaimana sistem CDS ini memberikan dampak pada pembuatan keputusan dan manajemen faktor resiko CV.

Dari penelitian ini, dua puluh klinik diacak dari yang menggunakan sistem (bukan CDS) untuk pelayanan biasa atau menggunakan sistem CDS untuk menangani pasien dengan diabetes, penyakit jantung, maupun dewasa yang memliki resiko high-reversible CV. Sistem ini mentargetkan 20% dari kunjungan ke rumah sakit dan telah digunakan oleh 70-80% pengunjung selama 2 tahun terakhir.

Penyedia yang setuju (N=102) telah disurvey dari baseline dan 18 bulan setelah implementasi. Respon survey yang benar memiliki rating 90% pada baseline dan 82% saat follow up. Generalized linear mixed models digunakan peneliti untuk membandingkan penggunaan respon sistem yang biasanya dengan CDS pada pertanyaan-pertanyaan biasa pada baseline dan follow up, serta hanya pada sesi follow up, para pengguna CDS kembali diberi pertanyaan terkait persepsi mereka.

Dibandingkan dengan penyedia layanan seperti biasanya, kelompok pengguna CDS melaporkan adanya peningkatan angka follow up dari perhitungan resiko CV ketika melihat pasien (73% berbanding 28%, P=0.006), yang telah lebih mempersiapkan diri untuk mendiskusikan prioritas pengurangan faktor resiko CV dengan pasien-pasien (98% berbanding 78%, P=0.03), menyediakan saran yang akurat untuk menggunakan aspirin untuk pencegahan primer (75% berbanding 48%, P=0.02) dan lebih sering mendiskusikan resiko pengurangan CV (60% berbanding 30%, P=0.06).

Pengguna CDS melaporkan bahwa sistem CDS meningkatkan kontrol faktor resiko CV (98%), menghemat waktu ketika berbincang dengan pasien tentang pengurangan resiko CV (93%), secara efisien menimbulkan pilihan pengobatan pasien (90%), bermanfaat untuk pembagian pembuatan keputusan (95%), mempengaruhi rekomendasi pengobatan (89%) dan membantu menginisiasi diskusi pengurangan faktor resiko CV (94%).

Secara keseluruhan, 85% dari penyedia layanan kesehatan dalam studi ini menyatakan  bahwa pasien-pasien sangat menyukai CV Wizard.

Sistem CDS CV Wizard, simpul peneliti, telah berhasil diintegrasikan ke dalam alur kerja pelayanan kesehatan dengan rating penggunaan berkelangsungan yang tinggi, kepuasan penyedia layanan primer yang tinggi, kepuasaan pasien yang tinggi serta dampak yang positif pada laporan penyedia proses klinis yang memiliki korelasi dengan manajemen faktor resiko CV.

Semoga jurnal yang berjudul A Clinical Decision Support System Promotes Shared Decision-Making and Cardiovascular Risk Factor Management ini dapat memberikan sedikit gambaran kepada pembaca akan manfaat dari sistem pelaporan berbasis web-based untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, dan dapat memberikan inspirasi untuk para pelaku di bidang kesehatan untuk membuat pelayanan kesehatan, khususnya di Indonesia, menjadi lebih baik.

Semoga bermanfaat 🙂

Link Jurnal:  A Clinical Decision Support System Promotes Shared Decision-Making and Cardiovascular Risk Factor Management

Review ditulis oleh Yudha E. Saputra, S.Farm, Apt.

Trackback from your site.

Leave a comment