REKAMAN WEBINAR

Pelayanan Terpadu Pasien Nyeri menggunakan Kercerdasan Buatan

Ilustrasi AI for Pain

Cognitive Behavioral Therapy (CBT) adalah salah satu dari metode yang paling efektif untuk mengobati low back pain kronis. Meskipun begitu, hanya setengah dari pasien-pasien di Department of Veterans Affairs (VA) yang memiliki akses kepada terapis CBT yang terlatih, dan kemampuan finansial untuk memperluas jangkauan dari pasien yang dapat mendapatkan pelayanan dari terapis-terapis tersebut dirasa cukup tinggi. Secara umum, CBT adalah proses terapi mingguan yang memakan waktu 10 jam untuk setiap sesinya. Dari terapi ini, beberapa pasien langsung merasakan peningkatan kesehatan dalam beberapa minggu awal terapi, meskipun masih banyak yang perlu mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Penelitian yang dilakukan oleh John D. Piette dari Department of Health Behaviour Education University of Michigan School of Public Health dan beberapa peneliti lainnya mencoba menerapkan prinsip “reinforcement learning”, salah satu ranah dari kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) untuk mengembangkan layanan pengelolaan nyeri CBT terpersonalisasi berbasis bukti yang

Studi Kelayakan Aplikasi Asisten Kesehatan Pribadi untuk Pasien Stroke

Ilustrasi Stroke Patient Personal Health Application

Penemuan-penemuan baru telah berkontribusi pada penurunan angka kematian nasional di Amerika Serikat akibat stroke akut. Meskipun begitu, pelayanan pasca perawatan di rumah sakit dan angka pendaftaran kembali untuk pasien yang sama tetap menjadi kendala yang tak terbantahkan.  Aplikasi asisten kesehatan pribadi (personal health assistant / PHA) dapat menjadi solusi untuk mengelola pelayanan pasca perawatan di rumah sakit. Penelitian yang dilakukan oleh Jason Siegel dari Department of Neurology Mayo Clinic dan beberapa peneliti lainnya memberikan hipotesis bahwa adanya PHA memiliki korelasi dengan tingginya tingkat kepuasan pada pasien yang menerima perawatan pasca stroke di rumah sakit dan mencegah kembalinya pasien untuk mendaftar di rumah sakit lagi.

Penelitian ini dilakukan dengan menawarkan aplikasi PHA melalui smartphone kepada pasien dengan stroke

Peran Informatika Kesehatan Masyarakat di Pelayanan Kesehatan

Logo Ilustrasi Public Health Informatics

Informatika kesehatan masyarakat ( Public Health Informatics / PHI ) didefinisikan sebagai aplikasi dari informasi, teknologi dan ilmu komputer di ranah kesehatan masyarakat yang tersistematis, termasuk surveilans, pencegahan, persiap-siagaan, dan promosi kesehatan. Tujuan utama dari aplikasi PHI ini adalah untuk mempromosikan kesehatan kepada seluruh populasi, dimana dengan sendirinya akan mempromosikan kesehatan dari setiap individu, dan mencegah penyakit serta kecelakaan dengan merubah kondisi yang meningkatkan resiko dari populasi.

Secara umum, PHI menggunakan informatika di data kesehatan masyarakat untuk

mHealth dan Sosial Media untuk Pencegah dan Kontrol Pasien Kanker

Ilustrasi Social Media for Cancer

Penyakit kanker diprediksi semakin memburuk dari waktu ke waktu, dimana diperkirakan akan terjadi peningkatan sebesar 80% di negara-negara low income dan 70% di negara – negara low middle income pada tahun 2030. Tingginya angka persentase tersebut seolah-olah menyamai dengan meningkatnya jumlah pengguna mobile phone di negara-negara berkembang. Meningkatnya penggunaan mobile device ini, dipergunakan oleh pengguna untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada perubahan kesehatan, seperti (di masyarakat) untuk meningkatkan kewaspadaan, memonitoring dan memfollow up pasien (bagi kalangan medis), serta (bagi pasien) digunakan untuk mengontrol penyakit, yang salah satunya adalah penyakit kanker.

Pengguna mobile phone yang lambat laun berubah menggunakan smartphone, mulai terbiasa dengan istilah sosial media, dimana diantara penggunanya adalah penyedia layanan kesehatan dan juga pasien mereka. Perkembangan teknologi sosial media juga telah merubah wujud dari yang hanya untuk melakukan pembaharuan status menjadi pencegahan dan kontrol pada kanker.

Sebuah studi yang dilakukan oleh  D. Peter O’Leary dan beberapa peneliti lainnya dari Cork Breast Research Centre Cork University Hospital Irlandia, telah dilakukan untuk memberikan gambaran terkait cepatnya evolusi di dunia digital dalam memberikan kontribusi pada pencegahan dan kontrol kanker.

Review yang dilakukan oleh Peter dan tim penelitinya ini merangkum 7 tema kontribusi dari pengaruh perkembangan dunia digital terhadap pencegahan dan kontrol dari penyakit kanker. Antara lain:

Meningkatkan Vaksinasi dengan Panggilan Suara Pengenalan Interaktif

Ilustrasi IVR on EHR

Sistem pendukungan keputusan klinis (Clinical Decision Support / CSD), termasuk pengingat terkomputersiasi untuk penyedia dan pasien, dapat meningkatkan hasil kesehatan. CDS mempromosikan vaksinasi influenza dengan menghantarkannya secara langsung kepada pasien melalui portal pasien rekam medis elektronik ( electronic health record / EHR) dan panggilan pengenalan suara interaktif ( interactive voice response / IVR) ini menawarkan pendekatan inovatif untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Sarah L. Cutrona dari Division of General Medicine/Primary Care dari University of Massachusetts dan peneliti lainnya telah dilakukan untuk mencoba menguji efektivitas dari portal pasien di EHR dan jangkauan IVR untuk meningkatkan angka vaksinasi influenza dalam kelompok multi-spesialis di pusat Massachusetts.

Sarah dan timnya menjabarkan metode penelitian menggunakan