REKAMAN WEBINAR

RSUD Wates Luncurkan Pendaftaran Online

RSUD Wates. Sumber: rsud.kulonprogokab.go.id

KEDAULATAN RAKYAT- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates dalam waktu dekat akan memberikan solusi atas tingginya angka pasien yang mendaftar di rumah sakit dengan menciptakan sistem pendaftaran online. Dilansir dari koran Kedaulatan Rakyat (KR) edisi 26 Mei 2017, pasien akan dapat melakukan pendaftaran melalui smartphone mereka yang berbasis Android, sehingga pasien akan mendapatkan nomor antrian melalui telepon genggam mereka, dan dapat memprediksi pada pukul berapa pasien akan datang ke rumah sakit.

Menurut Direktur RSUD Wates dr. Lies Indriyati, Sp.A ketika diwawancari oleh KR pada 25 Mei 2017, pendaftaran online ini memungkinkan pasien dapat dilayani layaknya mendapatkan pelayanan di stasiun. “Jadi pendaftaran tidak harus manual, tapi bisa online dari

Telemedicine untuk Mendukung Pelayanan Kesehatan di Daerah Pedesaan oleh Dr. Åsa Holmner, Ph.D

Sesi foto bersama peserta guest lecture berjudul Telemedicine untuk Mendukung Pelayanan Kesehatan di Daerah Pedesaan dengan Dr.Åsa Holmner, Ph.D

Guest Lecture oleh Dr. Åsa Holmner, PhD dari Centre for Rural Medicine Våsterbotten County Umeå University Swedia pada 27 Maret 2017 pukul 13:00 – 15:00 WIB di Ruang Sidang KPTU telah memberikan gambaran akan perlunya telemedicine di daerah yang jauh dari perkotaan. Dr. Åsa memaparkan persamaan antara Swedia dengan Indonesia, dimana banyak dearah-daerah yang mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan

Gambaran Sistem Kesehatan di Swedia

Ahli telemedicine yang bekerja di Department of Biomedical Engineering and Informatics, R&D, Umeå University ini menggambarkan luasnya daerah Swedia, yang sebagian besar secara geografis tiap wilayahnya dipisahkan oleh pegunungan salju. Salah satu daerah bernama Våstterbotten, tutur Dr. Åsa, memiliki wilayah yang luasnya hampir sama dengan Jawa Barat, namun, dari segi populasi, masih lebih banyak wilayah Jawa Barat. Populasi pun dapat diperlihatkan oleh Dr. Åsa melalui peta electricity, dimana persebaran populasi diperlihatkan dalam bentuk kumpulan-kumpulan lampu yang menyala terang di malam hari. Peta tersebut menunjukan bahwa penduduk di wilayah Våstterbotten ini tersebar dengan jarak yang cukup jauh antar rumah yang satu dengan yang lain.

“Sistem kesehatan di Swedia sedikit berbeda, dimana sistem pendanaan untuk pembiayaan anggaran kesehatan didapatkan dari pajak yang nominalnya cukup tinggi, namun di sisi lain, warga kami tidak perlu mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dengan harga yang mahal.” tutur Dr. Åsa.

Halisocentraler, atau pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), termasuk salah satu fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) yang menerapkan sistem pembiayaan untuk pasien dari pajak tersebut. Daerah Våstterbotten yang memiliki kurang lebih 260.000 jiwa ini, juga menerapkan sistem

Teledentistry: Kajian Aspek Hukum dan Potensi Implementasinya bagi Rumah Sakit

Ilustrasi Teledentistry

Apa yang kira-kira Anda pikirkan ketika harus berkonsultasi ke dokter gigi namun cuaca dan medan yang ada di luar rumah Anda sangat tidak mendukung, dan anda hanya memiliki nomor kontak dokter gigi tersebut di smartphone Anda? Mungkin Teledenstistry dapat menjadi salah satu solusinya.

Teledenstistry merupakan salah satu cabang dari Telemedicine, dimana teknologi informasi digunakan untuk melaksanakan kedokteran gigi tanpa batasan jarak. Seperti yang diungkapkan oleh drg. Chinthia Elvitasari

Rumah Kita akan menjadi Rumah Sakit di Masa Depan?

Ilustrasi Hospital is Home
 

Kebanyakan orang membayangkan peralatan serta device yang sangat canggih ketika mereka bertanya tentang rumah sakit di masa depan. Namun, bagaimana bila sebagian besar pelayanan kesehatan dapat diberikan di rumah kita dengan menggunakan wearable dan device-device yang berbeda yang berada di kamar mandi maupun tempat tidur kita, dan dapat mengukur apa yang seharus diukur untuk menunjang kesehatan kita?

Bertalan Meskó, MD, Ph.D, mencoba merangkum beberapa kemungkinan pelayanan kesehatan yang dapat diberikan di rumah kita, sehingga rumah kita dapat diasumsikan sebagai rumah sakit di masa depan, dengan melihat device apa saja yang dibutuhkan.

10 hal yang dicontohkan oleh Bertalan Meskó, MD, Ph.D meliputi: